(✿◠‿◠) CaRameL (✿◠‿◠)
izinkanlah aku mencintaimu...
Thursday, 23 June 2011 @ 07:14 | 0 Comment [s]


"Hidup bagaikan garis lurus
Tak pernah kembali ke masa yang lalu
Hidup bukan bulatan bola
Yang tiada ujung dan tiada pangkal...."



Perkenankanlah aku mencintaiMu semampuku
Allah
Tuhanku,
aku masih ingat saat pertama dulu aku belajar mencintai-Mu
lembar demi lembar kitab ku pelajari
seuntai demi seuntai kata para ustaz kuresapi
tentang cinta para nabi
kasih para sahabat
tentang mahabbah para sufi
tentang kerinduan para syuhada
lalu kutanam dalam jiwa dalam-dalam
kutumbuhkan dalam mimpi-mimpi.

Tapi Rabbi,
Berbilang detik, minit, jam, hari, bulan, dan kemudian tahun berlalu
Aku berusaha mencintai-Mu dengan cinta yang paling utama, namun
Aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi untuk-Mu
Aku masih merasakan gelisahku membadai dalam cita yang mengawang
Sedang kakiku mengambang, tiada menjejak bumi
Hingga aku terhempas dalam jurang dan kegelapan.

Wahai Illahi,
Berbilang detik, minit, jam, hari,bulan, dan kemudian tahun berlalu
Aku mencoba merangkak, menggapai permukaan bumi
Dan menegakkan jiwaku kembali
Menatap, memohon, dan menghiba-Mu, semampuku
Allahu Rahman, Illahi Rabbi
Perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku.

Illahi,
Aku tak sanggup mencintai-Mu
Dengan kesabaran menanggung derita
Umpama Nabi Ayyub, Musa, Isa, hingga Al-Musthafa
Karena itu izinkanlah aku mencintai-Mu
Melalui keluh kesah pengaduanku pada-Mu
Atas derita batin dan jasadku
Atas sakit dan ketakutanku.


Aku tak sanggup mencintai-Mu seperti Abu Bakar
Yang menyedekahkan seluruh hartanya dan hanya meninggalkan diri-Mu
Dan Rasul-Mu bagi peribadi dan keluarga
Atau layaknya Umar yang menyerahkan separuh hartanya demi jihad,
Atau Utsman yang menyerahkan seribu ekor kuda untuk syiar din-Mu
Maka perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku
Melalui seratus dua ratus perak
Yang terulur pada tangan-tangan kecil di perempatan jalan
Pada wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di bawah jambatan
Pada makanan-makanan sederhana yang terkirim ke handai.

Illahi,
Aku tak sanggup mencintai-Mu dengan khusyuknya shalat
Salah seorang sahabat Rasul-Mu, hingga tak hiraukan dia
Pada anak panah musuh yang terhunjam di kakinya
Karena itu ya Allah, perkenankanlah aku tertatih menggapai cinta-Mu
Dalam shalat yang cuba ku dirikan terbata-bata
Meski ingatan kadang melayang ke berbagai masalah dunia.

Rabbi,
Aku tak dapat beribadah ala para sufi dan rahib
Yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta dengan-Mu
Maka ijinkanlah aku untuk mencintai-Mu dalam satu dua rakaat Lailku
Dalam satu dua sunnah nafilah-Mu
Dalam desah nafas kepasrahan tidurku.

Yaa Maha Rahman,
Aku tak sanggup mencintai-Mu bagai para al hafidz dan hafidzah,
Yang menuntaskan kalam-Mu dalam satu putaran malam
Maka perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku
Melalui selembar dua lembar tilawah harianku
Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku.

Yaa Rahim,
Aku tak mampu mencintai-Mu seumpama Sumayyah
Yang mempersembahkan jiwanya demi tegaknya din-Mu
Seandai para syuhada, yang menjual dirinya demi jihad bagi-Mu
Maka perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku
Dengan sedikit pengajaran demi tumbuhnya generasi baru.

Allahu Karim,
Aku tak sanggup mencintai-Mu diatas segalanya,
perkenankanlah aku mencintai-Mu di dalam segala
Perkenankanlah aku mencintai-Mu dengan mencintai keluargaku
Dengan mencintai sahabat-sahabatku
Dengan mencintai manusia dan alam semesta

Allahu Rahmanurrahiim, Illahi Rabbi,
Perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku
Agar cinta itu meresap dalam jiwaku
Agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku



Older Post | Newer Post
Disclaimer

Hye and Assalamualaikum. Thanks coming into my blog. Leave your footstep at my tagboard. Please follow my blog yaa .. Thanks :)


DiaryAboutSite